Tuesday, February 22, 2005

Kama Taala

Ingin meredam rasa rikuh, sembunyikan sejenak rasa yang menggebu. Aku tahu betapa jujurnya aku saat mereka membiusku. Tak terkendali dalam fikir dan lepas bebas begitu saja dalam rasa. Sebelum tidur, sempat kubisikkan sesuatu..kama tak seharusnya berbeban berat. Kama layaknya ringan seperti bulu, terbawa bayu kapan saja dan jatuh pada siapa pun. Memberi tanpa harus menerima, dengan rela dan ikhlas. Namun terkadang tanpa disadari, guliran dari sudut mata memberi massa pada kama. Bermuatan penuh hingga semua terasa lambat.

Let's start again

Alur yang tak pernah terduga. Saat kau kira tanda titik sudah di depan mata, tiba2 tombol tab bergerak cepat, memundurkan kata2 dalam hitungan detik, dan semua runtuh dalam sekejap. Tak mengapa, biar saja memakan banyak waktu. Aku tak butuh hitungan itu, karena aku sudah bisa merekonstruksi lagi. Sedepa dua depa, di atas yang pernah ada!

Sunday, February 20, 2005

Tanpa ruh, kali ini..

Seharusnya aku tidur, setidaknya mencoba untuk memejamkan mata. Tapi aku tak bisa, seluruh indera menolak untuk beristirahat. Mereka malahan mendengungkan suatu irama yang tak kumengerti. Lalu aku duduk, mengambil posisi bersila, dan memejamkan mata. Dengungannya semakin kuat, meniupku condong sedikit ke depan dan sedikit lagi ke belakang. Maaf aku masih belum mengerti, kalian bersabarlah..

Tiba-tiba senyap, tidak ada setetes suara pun. Lalu aku tahu, inilah saatnya aku bercerita. Oh dia yang mempunyai ratusan masehi tak terhingga, berilah waktu barang sejenak untuk aku berkeluh kesah. Aku ini bingung, tidak tahu harus menentukan rasa seperti apa. Aku tidak kecewa, aku tidak putus asa, aku tidak marah, aku tidak sedih, aku tidak senang, aku tidak bergairah, dan aku tidak hidup. Oh dia segala yang maha, berikanlah aku sedikit petunjuk. Untuk menentukan jilid apa yang terbaik, sebagai penutup yang sempurna dari kisah yang kubuat atas kehendakmu.

Kemanakah perempuan keras kepala itu,
yang mencairkan gunung es dengan kesabarannya?
Kemanakah perempuan ambisius itu,
yang ingin mencapai titel tertinggi sebelum umur 30?
Kemanakah perempuan pemberontak itu,
yang merasa dirinya adalah pria yang terjebak dlm tubuh perempuan?
Kemanakah aku yang kukenal,
aku yang kubanggakan,
dan aku yang kusembunyikan..??

Saturday, February 19, 2005

Kuingin ciptakan epilog..

Sepertinya teringat tadi pagi kulontarkan kalimat ini pada seorang teman, “Adalah baik untuk merasa takut, karena takut akan membuat kita mawas diri. Dan pelepasannya akan membuat kita tumbuh berkembang..”

Tadi pagi kukira rasa takut adalah sesuatu yang sebisa mungkin harus kuhindari. Tapi aku salah, ternyata ada yang lebih buruk daripada itu, yaitu rasa puas. Rasa puas biasanya yang mendorong kita untuk sombong. Dan yang lebih destruktif lagi, rasa puas menyebabkan kita tak punya gairah lagi.

Mungkin aku telah tiba di titik itu. Setelah membuat garis-garis di awal kalimat, memberi jeda kata per kata, membentuk paragraf demi paragraf, lalu akhirnya aku ada disini. Seperti telah menyelesaikan suatu karangan yang luar biasa melelahkan. Aku menuangkan semua yang kutahu ttg indah dan tentunya juga perih. Aku isi dan aku hilang. Aku kini lelah setelah tuntaskan semua. Dan sungguh aku tak tahu harus berbuat apa lagi.

Dan aku pada akhirnya bisa mengerti percakapan ini;
"Opa, bentar lagi kan ulang tahun..mau kado apa?"
"Makasih ya, tapi opa sudah punya semuanya. Dan semua yang opa tidak punya juga sudah opa relakan. Jadi opa tidak butuh apa-apa lagi. Mau dikasih satu tahun lagi ya syukur, tidak juga sama baiknya."

Lalu temanku, raden mas bion, harus kukatakan hal ini. Aku sungguh takut, akan impotennya aku menemukan satu tujuan hidup, yang paling sederhana sekalipun.

Hidup 24!

Sebagaimana masturbasi bukanlah dosa (tertulis di mana ya..hahaha), membebaskan diri sejenak dari masalah melalui sebotol vodka memang bukanlah dosa besar. Banyak sekali kutemui teman 'berbagi keluh kesah dgn sebotol vodka' --> mungkin bila pencipta sedang sibuk atau jawaban atas tanya kita kurang memuaskan.

Melupakan masalah sejenak memang itu kontribusi langsungnya. Tapi kok ya mengingat dehidrasi sepanjang malam, perut yang muter2 kayak abis main jet coaster, sama pusing di pagi harinya, aku sendiri bingung kenapa juga mesti minum. Masalah tetap ada, gak kemana-mana tuh..kena guyur 21, B52, atau XO sekalipun juga gak ilang.

Anyway..buat referensi aja, klo sampai saat ini belum ada yang bisa nyaingin;
1.Double Kahlua Baileysnya Bats
2.Strawberry Margaritanya Buzz
3.Lychee Martininya Wwwok
4.Tequilanya Cj's
5.Screwdrivernya EX
6.B52nya Centro

Tapi tetep pemenangnya adalah 24nya Moestopo, dengan komposisi apel, manson, green sand, dan cruz!=) jadi blm tentu berlaku tuh ada harga ada rupa hahaha..

Friday, February 18, 2005

My little secret

Sudah kau baca suratku tadi? Sebenarnya masih banyak kata-kata yang kuredam. Berusaha keras untuk tidak membuyarkan suasana yang sudah stabil. Sungguh, aku takut meneteskan air mata. Jadi sekarang kamu sudah tahu kan, kenapa aku tak pernah bosan menemanimu? Padahal dulu kamu bilang aku ini bukan tipe kamu, katamu aku ini terlalu sering keluar rumah=)

Aku disana untuk film2 yang kau pasang, untuk terik yang membuatku serasa di sauna, untuk minuman kesukaanku, untuk kipas angin kecil berdaya luar biasa, untuk menulis pada secarik kertas dan meninggalkannya di depan cermin, untuk membaca ulang buku-buku yang sudah aku hafal luar kepala, untuk mendengarkan musik2 yang kau pasang, untuk mencuri pandang saat kau lengah, untuk kemudian memanggil namamu, menatap matamu, memelukmu, mengecupmu..menyesap indahmu.

Dan ada satu lagi, yang tengah kutunggu. Nanti kita sediakan banyak waktu ya, untuk menyelami uniknya kamu. Karena aku ingin tahu, terbuat dari apakah seorang kamu..

Thursday, February 17, 2005

Disturbed

Dua puluh satu tahun, baru sekali melihat ada yang aneh begini. Katanya sih paling tahu aku, dari A-Z. Tapi kok ya belum sekali pun terlintas di pikiran siapa dia. Pertama kukira dia sekedar iseng, lama-lama kok menyebalkan sekali ya. Jadi mikir, mungkin gak ya suatu hari kelabilan jiwa itu akan menimpaku? I really hope not.

Ada dua pilihan saat tujuan utama tidak tercapai. Menerima keadaan, merelakan dan mengubah tujuan. Atau tidak menerima keadaan dan mencari jalan untuk mencapai tujuan itu. Jadi orang kok ya ngoyo bgt toh, mas. Kan belum tentu kebahagiaan diri sendiri membawa bahagia orang lain? Nah kalau sebaliknya bagaimana? Orang hidup kan pake konsekuensi..

Kristal biru

Berulang kali aku lewat jalan yang sama, pandangan terpaku pada indah yang sama. Kristal biru yang langka. Berulang kali aku lewat jalan yang sama, pandangan terpaku pada indah yang sama. Kristal biru yang fragile. Berulang kali aku lewat jalan yang sama, pandangan terpaku pada indah yang sama. Kristal biru yang tak terkira.

Hari, bulan, nyaris tahun..dan akhirnya aku bisa memandangnya sepuas hati. Aku begitu berhati-hati terhadapnya. Kuperlakukan begitu lembut, terkadang berjarak dan dengan keseluruhan kujaganya.

Sampai tiba suatu saat,
"Benda yang indah, apakah mahal?", dia bertanya.
"Kristal biru, yang pasti langka.."
"Boleh kugenggam sebentar?Ayolah, jangan pelit!", dia merajuk.

(Bagaimana bisa kulepas barang sejenak, separuh aku ada di dalamnya)

"Ah, ini pasti palsu..tidak mungkin pecah.", dia mulai kasar.
"Tidak, ini asli. Benar-benar asli!", aku semakin lelah.
"Mana mungkin..kau pasti bohong..", dia melangkah pergi.

(Sudah kubilang tadi aku semakin lelah. Tanpa terasa kulepas genggamanku, dan meluncurlah kristal biruku.)

Dia berjalan membelakangiku, dengan senyum.

Tuesday, February 15, 2005

Let's see who's lucky..

Terkadang menyenangkan orang lain itu susah susah gampang. Mau bikin orang lain senang, tapi kita susah. Mau seneng sendiri, orang lain ikutan terpojok. Jadi betapa merepotkan tergantung kepada orang lain. Mungkin lebih baik bila kita tidak tergantung siapa-siapa. Tapi sepertinya tidak mungkin ya, atau tidak untukku. Karena aku adalah tipe orang yang menjadikan orang lain sebagai planet yang setara atau terkadang orbit yang luar biasa kuat. Itu yang menjadikan hidup ini berarti..karena jelas aku bukan orang yang kering emosi =)

Hidup si keledai buridan..?!

Life is always about making choice..pilih terus sampe mentok, terus pilih lagi yang ada. Beberapa hari yang lalu ada yang nanya ke aku. Kenapa ya kita gak bisa tanya aja sm yang di atas (di lantai dua kah? di atas langit kah? yeah, maksudnya adalah Dia) dgn siapa nanti kita berakhir (maksudnya nikah ama siapa nih). Bikin ketawa aja pertanyaannya..itu sih sm aja sama beli buku detektif tapi ngintip dulu ke belakang liat siapa pelakunya. And that’s not fun..at all!

Bagian terbaik dari hidup adalah misteri. Kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi. Apa yang akan terjadi bila kita pilih A, dan bukan B. Atau pilih B dan bukan C. Aku percaya akan takdir, apa yang sudah termaktub. Dan yang termasuk di dalamnya adalah jodoh dan maut (ah, serem bgt ngomongnya) but that’s real..dan siapa sih yang bisa terhindar dari dua hal itu? Cuma untuk mencapai titik X, apakah kita mau lewat jalan singkat atau jalan memutar? Itu semua kan pilihan kita, bukan pilihan orang lain. Perlu diingat bahwa semua ada konsekuensinya. Tapi percaya deh, lebih baik memilih dan tidak menjadi keledai buridan.

[Ada sebuah istilah yang kubaca di kamus filsafat, yang dinamakan keledai buridan. Keledai ini mati kelaparan karena tidak mampu memilih satu dari dua keranjang yang penuh dengan makanan. Mungkin dia mengalami dilema, karena dua2nya sama enak. Atau mungkin dasar keledai, ya dia aja yang keburu mati pusing mikirnya =p]

Hidup..mau dibahas kayak gimanapun, oleh siapapun, sebanyak apapun ya akan tetap seperti itu. Kita yang hidup itu cuma singgah, sedangkan menurutku konsep hidup sendiri adalah linier dalam waktu yang memutar. Kalau kita udah moksa kan ‘hidup’ alam semesta tetap move on tanpa kita. Jadi jangan harap kita bisa mengubah apapun dari hidup sendiri.

Ohaiyo gozaimasu

What a morning..leganya ngeliat satu pasien di rumah sudah mulai sembuh. Jadi kuteruskan ritual jam delapan pagiku dengan sedikit cerah. Sekarang udah duduk rapi jali di depan komputer, mengutak-atik otak dengan sedikit paksaan..ditemani bintang2 yang merelakan diri mengisi perutku pagi2..hey, jangan dicela deh..semenjak aspri-ku resign, sarapan pagiku benar2 tdk bervariasi, hidup honey star!=) kayaknya banyak yang harus dilakukan hari ini..servis si joe (klo sempet =p), buat artikel majalah litbang kampus, ke PM, buat konsep iklan en ke depok (hah?!penting abis buat dimasukin ke plan =p ). Sebentar lagi masa senang2 sedikit terkuota..karena tgl 28 ini harus mulai kuliah. Coba tebak kuliahnya ngambil apa? Ups, big zero..payah d gak ada yang bisa nebak. Aku ngambil MM..hahaha nyasar berat dari jurnalistik. Tapi boleh lah, siapa tau bisa buat media massa sendiri =p

Catatan kemarin

Ugh, sebal..semalam modemku ngambek. Jadinya tertunda deh yang tadi malam aku tulis..udah ah dimasukin aja, abis udah capek2 nulis..

Hari ini cukup melelahkan. Bangun pagi seperti kemarin, beberapa menit sebelum jam delapan. Yup, that’s two..it means seven to go =) yang bikin lelah sebenarnya mobilitas yang luar biasa hari ini. Pagi2 udah ke moestopo, facial aka peeling..aih, sejak kapan warung 21 ada beauty clinicnya =p trus abis itu ke salon, potong poni. Yup, hidup abg..tinggal pake baju warna warni aja, trus ditaruh di emperan senayan biar terlihat jamak tak terkira..jijay bajay deh. Motong poninya sempet salah, haduh udah mau sedih..tp untung ada hair stylish andalan (seharusnya dr pertama dia aja) yg menyelamatkan hariku..jadi senyum lagi deh =)

Lunch di tee box sama cumy, fauzan and artha. Sebelum artha bergabung, sempatlah kita berbicara mengenai hidup seperti biasa. Ah, si abang sayang..masih aja blm berubah. Masih suka tuh bicara2 yg merendah, dasar penganut eufemisme. Udah pernah aku blg dulu klo dia itu a great person with a great talent. Bayangin aja..udah jadi kuli (ini katanya sendiri loh) yang bisa jadi tukang angkut kamera, bisa jadi tripod, bisa ngambil gambar, bisa ngedit gambar, bisa nyusun skenario (reportase berat bo!), menghindar dari in frame sebisa mungkin, eh masih juga nulis tiga novel sekaligus..haha, luar biasa. Keep up the good work yaa..

Sore2an..seperti biasa mengarah ke tb simatupang, mau pulang. Ah, bohong bgt..maksudnya mau ke depok =p bikin surprise buat si sayang, yang ternyata lagi sakit! Jadi berempat (aku, cumy, ardi, kikok) ke kos-an sayang deh.

Hujan renikku, cepet sembuh ya! Sendja bingung klo mesti ngurusin kamu sm mama. Masa bisa sm2 sakit gt? Atau tinggal serumah aja kali ya biar gampang =p maksudnya kamu sama mama hehehe..